1reservoir.com Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) terus memegang peran penting dalam pembangunan sosial berbasis keluarga. Di Kabupaten Aceh Besar, penguatan program PKK kembali ditegaskan sebagai langkah strategis untuk menjawab tantangan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam isu kesehatan dan tumbuh kembang anak.
Wakil Ketua I TP PKK Aceh Besar, Nurul Fazli, menekankan bahwa program kerja PKK di tingkat gampong harus disusun secara sinkron dengan 10 Program Pokok PKK. Menurutnya, keselarasan ini penting agar setiap kegiatan benar-benar terarah dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
PKK bukan hanya organisasi pendamping, tetapi agen perubahan sosial yang hadir langsung di tengah keluarga. Karena itu, pemberdayaan keluarga harus menjadi fokus utama dalam setiap agenda kerja.
Pelantikan Ketua TP PKK dan Bunda PAUD di Kuta Baro
Arahan tersebut disampaikan saat pelantikan dan pengukuhan 14 Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD gampong di Kecamatan Kuta Baro. Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat struktur organisasi PKK di tingkat desa.
Pelantikan dilakukan oleh Ketua TP PKK Kecamatan Kuta Baro, Hariati, dan dihadiri para pemangku kepentingan lokal. Pengukuhan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi awal dari tanggung jawab besar dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat.
Para ketua yang dilantik berasal dari berbagai gampong, seperti Aron, Lam Glumpang, Lamtrieng, Lampoh Keude, Deyah, Lamroh, hingga Lam Neuheun. Keberagaman wilayah ini menunjukkan bahwa gerakan PKK menjangkau seluruh lapisan masyarakat di kecamatan tersebut.
10 Program Pokok PKK sebagai Panduan Utama
Nurul Fazli menegaskan bahwa 10 Program Pokok PKK harus menjadi pedoman utama dalam menyusun kegiatan. Program ini mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pangan, sandang, lingkungan, hingga perencanaan sehat.
Keselarasan program gampong dengan program pokok akan memastikan bahwa kegiatan PKK tidak berjalan sendiri-sendiri. Dengan sinkronisasi, setiap gampong dapat bergerak dalam arah yang sama, namun tetap menyesuaikan kebutuhan lokal.
PKK juga menjadi jembatan antara kebijakan pemerintah dan implementasi langsung di tingkat keluarga. Karena itu, peran ketua PKK gampong sangat penting dalam memastikan program benar-benar sampai ke masyarakat.
Penurunan Stunting Jadi Prioritas Bersama
Salah satu fokus utama yang ditekankan adalah penurunan stunting. Stunting masih menjadi tantangan kesehatan nasional yang membutuhkan kerja kolektif dari berbagai pihak, termasuk PKK.
Stunting bukan hanya persoalan tinggi badan anak, tetapi juga berkaitan dengan perkembangan otak, kualitas kesehatan jangka panjang, dan produktivitas generasi mendatang. Karena itu, pencegahan harus dimulai dari keluarga melalui edukasi gizi, pola asuh, dan layanan kesehatan dasar.
TP PKK memiliki posisi strategis karena langsung berinteraksi dengan ibu, anak, dan lingkungan keluarga. Melalui posyandu, program pangan sehat, serta edukasi pola hidup bersih, PKK dapat menjadi ujung tombak pencegahan stunting di tingkat desa.
Peran Bunda PAUD dalam Pendidikan Anak Usia Dini
Selain sebagai Ketua TP PKK, para tokoh yang dilantik juga mengemban peran sebagai Bunda PAUD. Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting bagi tumbuh kembang anak, baik secara fisik maupun mental.
Bunda PAUD di tingkat gampong diharapkan mampu memperkuat layanan pendidikan dasar, meningkatkan partisipasi anak, serta mendukung keluarga dalam pola asuh yang sehat.
Sinergi antara PAUD dan program kesehatan menjadi sangat penting. Anak yang mendapat pendidikan awal yang baik dan asupan gizi cukup akan memiliki peluang lebih besar tumbuh optimal.
Pemberdayaan Keluarga sebagai Gerakan Sosial
Nurul Fazli menekankan bahwa PKK harus menjadi gerakan sosial yang aktif, bukan sekadar organisasi formal. Pemberdayaan keluarga berarti mendorong kemandirian ekonomi, peningkatan kesehatan, serta penguatan peran perempuan dalam pembangunan.
Program PKK dapat menjadi ruang kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah. Melalui kegiatan pelatihan, UMKM keluarga, edukasi kesehatan, hingga penguatan lingkungan, PKK mampu menciptakan perubahan nyata.
Ketua TP PKK gampong memiliki peran sebagai motor penggerak. Mereka menjadi figur yang dekat dengan warga dan memahami kebutuhan lokal secara langsung.
Harapan untuk PKK Gampong yang Lebih Solid
Pelantikan ini diharapkan menjadi awal dari gerakan PKK yang lebih solid dan terarah di Kecamatan Kuta Baro. Dengan kepemimpinan baru, program kerja di gampong dapat lebih terstruktur dan sesuai prioritas pembangunan daerah.
Sinkronisasi program juga penting agar PKK tidak berjalan terpisah dari agenda pemerintah kabupaten. Dengan koordinasi yang kuat, program pemberdayaan keluarga dapat mendukung target pembangunan kesehatan dan pendidikan di Aceh Besar.
Penutup
Wakil Ketua I TP PKK Aceh Besar menegaskan bahwa sinkronisasi program kerja gampong dengan 10 Program Pokok PKK adalah langkah penting untuk memperkuat pemberdayaan keluarga. Penurunan stunting menjadi prioritas utama yang harus digerakkan bersama melalui edukasi gizi, pola asuh sehat, dan layanan dasar. Pelantikan 14 Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD di Kecamatan Kuta Baro menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran PKK sebagai agen perubahan sosial di tengah masyarakat Aceh Besar.

Cek Juga Artikel Dari Platform ngobrol.online
