Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menemukan dugaan material vulkanik atau sisa-sisa aktivitas letusan gunung api di kawasan sinkhole yang berada di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat. Temuan ini diperoleh setelah tim melakukan penelitian geologi langsung di lokasi sinkhole yang belakangan menjadi perhatian masyarakat.
Sinkhole atau lubang runtuhan tanah merupakan fenomena geologi yang dapat terjadi akibat proses alam tertentu, seperti pelarutan batuan, pergerakan tanah, hingga aktivitas tektonik. Temuan dugaan material vulkanik di area tersebut menambah dimensi baru dalam penelitian, karena dapat memberikan petunjuk tentang sejarah geologi wilayah Limapuluh Kota.
“Tim Badan Geologi menemukan dugaan material vulkanik yang memiliki lapisan tersendiri,” kata Ahli Geologi Teknik Badan Geologi Kementerian ESDM, Taufiq Wira Buanadi, Selasa, 10 Februari 2026, melansir Antara.
Penelitian ini dilakukan untuk memahami lebih jauh proses terbentuknya sinkhole serta potensi risiko yang mungkin muncul bagi masyarakat di sekitar lokasi.
Sinkhole Jadi Perhatian Masyarakat
Fenomena sinkhole di Kabupaten Limapuluh Kota menjadi perhatian karena muncul secara tiba-tiba dan menimbulkan kekhawatiran. Sinkhole dapat berpotensi membahayakan jika terjadi di dekat permukiman, lahan pertanian, atau infrastruktur publik.
Masyarakat setempat tentu berharap pemerintah dan pihak terkait segera memberikan penjelasan ilmiah mengenai penyebab munculnya sinkhole, serta langkah mitigasi yang harus dilakukan.
Badan Geologi ESDM turun langsung untuk melakukan kajian lapangan guna memastikan kondisi geologi di wilayah tersebut.
Dugaan Material Vulkanik di Lokasi Sinkhole
Salah satu temuan penting dalam penelitian ini adalah adanya dugaan material vulkanik yang memiliki lapisan tersendiri di area sinkhole. Material vulkanik biasanya berupa endapan hasil letusan gunung api, seperti abu vulkanik, lapili, atau batuan piroklastik.
Lapisan material vulkanik ini dapat menjadi petunjuk bahwa wilayah tersebut pernah dipengaruhi aktivitas vulkanisme pada masa lampau.
Sumatra Barat sendiri dikenal memiliki sejarah geologi yang kompleks, termasuk adanya rangkaian pegunungan Bukit Barisan yang terbentuk akibat aktivitas tektonik dan vulkanik.
Temuan ini membuka peluang penelitian lebih lanjut mengenai hubungan antara lapisan vulkanik dan proses terbentuknya sinkhole.
Apa Itu Sinkhole?
Sinkhole adalah lubang atau cekungan di permukaan tanah yang terbentuk akibat runtuhnya lapisan tanah atau batuan di bawahnya. Fenomena ini bisa terjadi secara alami maupun dipicu oleh faktor tertentu.
Beberapa penyebab umum sinkhole antara lain:
- Pelarutan batuan kapur (karst) oleh air tanah
- Rongga bawah tanah yang melemah
- Pergerakan tanah akibat aktivitas tektonik
- Erosi bawah permukaan
- Pengaruh aktivitas manusia seperti penggalian atau eksploitasi air tanah
Sinkhole dapat muncul secara perlahan atau tiba-tiba, sehingga sering menimbulkan dampak besar jika terjadi di kawasan padat penduduk.
Pentingnya Penelitian Geologi di Limapuluh Kota
Penelitian yang dilakukan Badan Geologi ESDM bertujuan untuk mengungkap kondisi bawah permukaan di wilayah sinkhole. Dengan memahami struktur tanah dan batuan di area tersebut, pemerintah dapat menentukan langkah mitigasi yang tepat.
Ahli geologi biasanya melakukan analisis seperti:
- Pemetaan geologi permukaan
- Identifikasi lapisan batuan
- Pengukuran stabilitas tanah
- Kajian risiko runtuhan lanjutan
- Analisis sejarah geologi wilayah
Temuan material vulkanik menjadi salah satu aspek penting karena menunjukkan adanya lapisan geologi yang berbeda di bawah permukaan.
Sumatra Barat dan Jejak Aktivitas Vulkanik
Sumatra Barat merupakan wilayah yang berada di jalur Cincin Api Pasifik (Ring of Fire), sehingga memiliki banyak gunung api aktif maupun tidak aktif.
Aktivitas vulkanik selama ribuan hingga jutaan tahun meninggalkan endapan material yang tersebar di berbagai wilayah. Endapan ini dapat membentuk lapisan tanah yang berbeda-beda, memengaruhi kestabilan lahan, serta potensi terjadinya fenomena seperti sinkhole atau longsor.
Dengan demikian, dugaan material vulkanik di area sinkhole Limapuluh Kota bukan hal yang mustahil, namun perlu penelitian mendalam untuk memastikan asal-usulnya.
Risiko dan Mitigasi bagi Masyarakat
Keberadaan sinkhole menimbulkan risiko tertentu, terutama jika ada kemungkinan lubang runtuhan meluas atau muncul sinkhole baru di sekitar lokasi.
Badan Geologi biasanya memberikan rekomendasi mitigasi seperti:
- Membatasi aktivitas warga di sekitar sinkhole
- Menghindari pembangunan di area rawan
- Memasang rambu peringatan dan pengamanan lokasi
- Melakukan pemantauan berkala terhadap pergerakan tanah
- Menyiapkan rencana evakuasi jika diperlukan
Masyarakat juga diimbau untuk segera melapor jika menemukan retakan tanah atau gejala penurunan permukaan di sekitar permukiman.
Penelitian Lanjutan Masih Dibutuhkan
Temuan dugaan material vulkanik ini masih memerlukan kajian lebih lanjut melalui analisis laboratorium dan penelitian tambahan. Dengan pemeriksaan detail, ahli geologi dapat memastikan jenis material, usia lapisan, serta hubungannya dengan proses terbentuknya sinkhole.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih baik tentang kondisi geologi Limapuluh Kota, sekaligus menjadi dasar kebijakan mitigasi bencana geologi di wilayah tersebut.
Penutup
Badan Geologi Kementerian ESDM menemukan dugaan material vulkanik di kawasan sinkhole Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat. Temuan ini diperoleh saat tim melakukan penelitian geologi di lokasi dan menunjukkan adanya lapisan tersendiri yang diduga berasal dari aktivitas vulkanik masa lampau.
Penelitian ini menjadi langkah penting untuk mengungkap penyebab terbentuknya sinkhole serta potensi risiko geologi yang mungkin dihadapi masyarakat. Dengan kajian ilmiah yang mendalam, diharapkan langkah mitigasi yang tepat dapat segera dilakukan demi keselamatan warga sekitar.
Baca juga : Kejari Selayar Ikuti Sosialisasi Layanan Kepegawaian untuk CPNS
Cek Juga Artikel Dari Platform : revisednews

