1reservoir.com Menjelang pergantian tahun, imbauan untuk merayakan momen tersebut secara aman dan penuh kesadaran kembali disampaikan kepada masyarakat. Ketua Fraksi Gerindra DPRD Depok, Edi Masturo, mengajak warga untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam menyambut Tahun Baru.
Menurutnya, perayaan tahun baru kerap identik dengan kemeriahan, namun sering kali mengabaikan aspek keamanan. Salah satu bentuk perayaan yang disorot adalah penggunaan petasan yang dinilai berisiko tinggi dan berpotensi menimbulkan musibah.
Ia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak, harus menjadi perhatian bersama. Perayaan yang aman dan tertib justru akan membawa rasa nyaman dan kebahagiaan yang lebih bermakna.
Larangan Petasan Demi Keamanan Lingkungan
Edi Masturo secara khusus mengimbau warga, terutama yang berada di wilayah Kecamatan Pancoran Mas, untuk tidak menyalakan petasan saat malam pergantian tahun. Ia menilai petasan sering digunakan tanpa pengawasan yang memadai, terutama oleh anak-anak.
Menurutnya, petasan memiliki potensi bahaya yang besar. Selain dapat melukai pengguna, petasan juga berisiko memicu kebakaran jika mengenai rumah warga atau material yang mudah terbakar.
Dalam lingkungan permukiman yang padat, risiko tersebut semakin tinggi. Oleh karena itu, Edi Masturo menekankan pentingnya kesadaran kolektif agar masyarakat menahan diri demi keamanan bersama.
Perlindungan Anak dan Keluarga Jadi Prioritas
Imbauan ini juga berkaitan erat dengan perlindungan anak. Anak-anak sering kali menjadi pihak yang paling rentan dalam perayaan tahun baru yang tidak terkontrol.
Tanpa pengawasan orang tua, anak-anak dapat bermain petasan dengan cara yang berbahaya. Cedera fisik hingga trauma psikologis bisa terjadi akibat kelalaian tersebut.
Edi Masturo mengingatkan para orang tua untuk lebih waspada dan aktif mengawasi aktivitas anak-anak. Peran keluarga menjadi kunci utama dalam menciptakan suasana perayaan yang aman.
Empati Sosial di Tengah Perayaan
Selain menyoroti aspek keselamatan, Edi Masturo juga menekankan pentingnya empati dan kepedulian sosial. Ia mengajak masyarakat Depok untuk tidak larut dalam euforia berlebihan, mengingat masih banyak saudara-saudara di berbagai daerah yang tengah menghadapi musibah.
Wilayah Aceh, Sumatera, dan sejumlah daerah lain di Indonesia masih dilanda bencana alam. Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa perayaan tahun baru seharusnya diiringi dengan rasa keprihatinan dan solidaritas.
Menurutnya, empati dapat diwujudkan dengan berbagai cara sederhana. Mulai dari mendoakan para korban bencana, hingga menahan diri dari perayaan yang berlebihan dan berisik.
Perayaan Sederhana dengan Makna Lebih Dalam
Edi Masturo menilai bahwa perayaan tahun baru tidak harus dirayakan dengan pesta besar atau kembang api. Kesederhanaan justru dapat menghadirkan makna yang lebih dalam.
Dengan perayaan yang tertib dan tenang, masyarakat dapat melakukan refleksi atas perjalanan setahun terakhir. Momen pergantian tahun dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki diri dan memperkuat kebersamaan keluarga.
Ia juga mengingatkan bahwa Kota Depok saat ini berada dalam kondisi yang aman dan kondusif. Oleh karena itu, menjaga ketertiban menjadi tanggung jawab bersama agar situasi tersebut tetap terjaga.
Menjaga Kondusivitas Kota Depok
Sebagai wakil rakyat, Edi Masturo menilai bahwa kondusivitas kota merupakan aset penting. Keamanan dan ketertiban tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat.
Perayaan tahun baru yang tertib akan membantu aparat keamanan dalam menjaga situasi tetap aman. Sebaliknya, perayaan yang berlebihan dan tidak terkontrol berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
Ia mengajak warga untuk saling mengingatkan dan bekerja sama demi menjaga kenyamanan lingkungan masing-masing. Sikap saling menghormati menjadi fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat.
Nilai Kebersamaan dan Solidaritas
Imbauan yang disampaikan Edi Masturo juga mengandung pesan kebersamaan. Tahun baru seharusnya menjadi momentum untuk mempererat hubungan sosial dan memperkuat solidaritas.
Dengan mengedepankan empati, masyarakat dapat merasakan kebahagiaan bersama tanpa harus mengorbankan keselamatan orang lain. Solidaritas sosial menjadi nilai penting yang perlu terus ditumbuhkan.
Menurutnya, kebahagiaan sejati tidak diukur dari kemeriahan, tetapi dari rasa aman, damai, dan kepedulian terhadap sesama.
Harapan untuk Tahun yang Lebih Baik
Di akhir imbauannya, Edi Masturo menyampaikan harapan besar untuk masa depan. Ia berharap tahun yang baru membawa perubahan positif bagi masyarakat Depok dan seluruh Indonesia.
Harapan tersebut mencakup peningkatan kesejahteraan, keamanan, serta solidaritas sosial yang lebih kuat. Ia juga berharap masyarakat dapat menjalani tahun baru dengan semangat optimisme.
Ucapan selamat menyambut Tahun Baru disampaikan kepada seluruh warga Depok. Harapan akan keberkahan dan keselamatan menjadi doa bersama untuk mengawali tahun yang baru.
Penutup
Imbauan Edi Masturo untuk mengutamakan keselamatan dan empati dalam menyambut Tahun Baru menjadi pesan penting bagi masyarakat Depok. Larangan penggunaan petasan dan ajakan untuk peduli terhadap korban bencana mencerminkan kepedulian sosial yang perlu dijaga bersama.
Dengan perayaan yang sederhana, tertib, dan penuh empati, masyarakat diharapkan dapat menyambut tahun baru dengan lebih bermakna. Keselamatan, kebersamaan, dan solidaritas menjadi kunci untuk menciptakan awal tahun yang lebih baik bagi semua.

Cek Juga Artikel Dari Platform beritabumi.web.id
