
1reservoir – Menteri Luar Luar Negeri Sugiono menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan internasional yang menempatkan Indonesia sebagai Wakil Komandan International Stabilization Force atau ISF. Menurutnya, posisi strategis ini bukan sekadar jabatan seremonial, melainkan bentuk pengakuan nyata dunia terhadap profesionalisme dan dedikasi personel keamanan Indonesia dalam menjaga perdamaian di level global. Penunjukan ini dipandang sebagai pencapaian diplomatik yang memperkuat posisi tawar Indonesia di panggung internasional.
Sugiono menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada Indonesia sebagai Wakil Komandan ISF membawa sejumlah makna penting dan tanggung jawab besar, di antaranya:
- Pengakuan Kualitas Personel: Dunia melihat bahwa personel keamanan dari Indonesia memiliki standar kompetensi, disiplin, dan kemampuan diplomasi lapangan yang sangat baik dalam menghadapi situasi konflik yang kompleks.
- Peran Strategis Pengambilan Keputusan: Dengan duduk di jajaran pimpinan ISF, Indonesia kini memiliki pengaruh lebih besar dalam menentukan arah kebijakan operasional dan strategi stabilisasi di wilayah-wilayah mandat perdamaian.
- Jembatan Komunikasi Antarnegara: Posisi ini memungkinkan Indonesia menjadi mediator yang efektif antara kekuatan global dan kepentingan lokal di wilayah penugasan, berkat prinsip politik luar negeri yang bebas aktif.
- Peningkatan Kapasitas Nasional: Keterlibatan di level komando tertinggi memberikan pengalaman berharga bagi personel Indonesia dalam mengelola operasi multinasional yang melibatkan berbagai negara maju dan organisasi internasional.
Menlu Sugiono menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan buah dari konsistensi Indonesia yang selama puluhan tahun rutin mengirimkan kontingen perdamaian ke berbagai belahan dunia. Indonesia dinilai selalu mampu melakukan pendekatan humanis yang diterima baik oleh masyarakat lokal di daerah konflik, sebuah aset yang sangat berharga bagi misi stabilisasi internasional.
Pemerintah berkomitmen untuk terus mendukung penuh peran Indonesia dalam jabatan ini dengan menyiapkan personel-personel terbaik yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga cerdas secara diplomasi. Harapannya, kepemimpinan Indonesia di ISF dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan stabilitas yang berkelanjutan dan mempercepat proses pemulihan keamanan di wilayah yang terdampak konflik. Langkah ini sekaligus membuktikan bahwa Indonesia semakin diperhitungkan sebagai aktor kunci dalam menjaga tatanan dunia yang damai dan berkeadilan.
